Connect with us

Traveling

Wisata Hits Terbaru di Bandung Oktober 2017

Ayo di mana teman teman tempat Wisata yang paling asik di Bandung menurut kalian pasti sudah tau kan Wisata Hits di Bandung

Published

on

Tau nggak ges Wisata yang lagi Hits terbaru di Bandung bulan Oktober 2017 penasarankan yuk langsung cek aja lokasi sekalian buat reverensi  Bandung, ibukota Jawa Barat ini terkenal potensi wisata yang kian berkembang. Daerah berhawa sejuk ini menyimpan berbagai macam wisata alam maupun buatan yang gak boleh kamu lewatkan!

Meski telah kamu kunjungi berkali-kali, selalu ada alasan untuk kembali ke Kota Kembang ini. Bagi kamu yang berencana berlibur ke Bandung, berikut rangkum beberapa lokasi wisata asyik dan epic yang bisa kamu kunjungi tempat wisata dibandung ini!

Berikut saya telah membuat list tempat wisata di bandung yang kamu harus tau.

1. Tebing Keraton

Destinasi wisata pertama ini berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Lokasinya berada di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial. Dari puncak tebingnya, kamu bisa menikmati panorama Bandung dari ketinggian. Udaranya yang sejuk bikin betah dan gak mau pulang cepet-cepet! Untuk melakukan perjalanan menuju Tebing Keraton, kendaraan yang paling disarankan adalah menggunakan sepeda motor. Kenapa?, karena akses jalannya yang sempit untuk ukuran sebuah mobil dan sedikit susah bila menggunakan angkutan umum, kamu harus naik ojeg untuk sampai pintu masuk Tebing Keraton.

Menuju obyek wisata Tebing Keraton, dari pusat kota, tujuan utama kita adalah kawasan wisata Dago Pakar. Selanjutnya menuju kawasan Tahura (Taman Haji Raya Djuanda) yang terletak di desa Ciburial, kabupaten Bandung Utara, seterusnya tinggal mengikuti plang penunjuk arah yang terpampang di sepanjang jalan. Cukup mudah bukan?.

2. Lembang Floating Market

Kalau kamu ingin suasana yang berbeda, coba mampir ke Lembang Floating Market ini. Konsepnya unik dan berbeda dari biasanya. Kamu bisa menikmati aneka ragam kuliner enak. Tak hanya itu, panoramanya juga indah dan gak bakal terlupakan. Kamu bisa menemukan wisata satu ini di Lembang, Bandung Barat.

Floating Market Lembang menyajikan konsep wisata yang menggabungkan antara perpaduan alam lembang yang mempesona dengan pasar terapung tradisional seperti yang ada di bangkok thailand, sungai kuin banjarmasin dan langkat sumatra utara. setiap wisatawan dapat merasakan sensasi belanja diatas perahu yang terapung di danau seperti membeli makanan tradisional khas jawa barat, sayur mayur, ikan segar dan lain-lain. Selain itu, Floating market lembang juga menyediakan berbagai macam permainan anak-anak dan dewasa seperti perahu air, kereta air dan outbond yang tentunya akan semakin menggairahkan anda berwisata. selain itu di floating market lembang juga terdapat miniatur kereta api yang bisa di beli dan dijadikan sebagai buah tangan untuk saudara dan kerabat dirumah.

Mushola merupakan fasilitas atau sarana ibadah yang disediakan untuk wisatawan muslim ketika berkunjung ke floating market lembang, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir untuk mencari tempat sholat jika waktu dzuhur atau ashar tiba. mushola yang tersedia di floating market lembang cukup memadai dan bersih, bahkan untuk pria dan wanita menggunakan mushola yang berbeda atau terpisah sehingga setelah saya rasakan cukup nyaman beribadah di mushola yang ada di floating market lembang.

Wisatawan dapat mengelilingi floating market dengan nyaman dan hati riang melihat sekitar floating market dengan cara berjalan kaki menyusuri track yang tersedia, keadaan track cukup baik, wisatawan dapat menyusuri track sambil bercengkrama dengan keluarga, sahabat dan kerabat tanpa takut tersandung atau jatuh, rintangan yang terdapat di track hanyalah padatnya pengunjung yang sama-sama berjalan.

3. Hutan Cikole

Suasana hutan pinus yang menenangkan bisa kamu nikmati saat berkunjung ke Hutan Cikole. Hutan pinus ini bisa kamu jumpai di Jalan Tangkuban Perahu, Cikole, Lembang. Berbagai spot bisa kamu jadikan latar belakang foto kamu lho! Bikin foto makin aesthethic dan keren abis.

Itu dia beberapa destinasi wisata di Bandung yang gak bakal bikin kamu bosan mampir! Lokasi mana yang paling kamu favoritkan?  Lembang ini memang dari dulu sudah terkenal sebagai lokasi transit dan pemberhentian kendaraan wisatawan, terlebih sekarang sudah dibuka resmi menjadi sebuah Tempat Rekreasi di Bandung, pasti akan semakin populer dan ramai. tempat ini pun telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas yang akan memberikan kenyamanan buat semua pengunjungnya sehingga berah berlama-lama di sini.

Fasilitas menarik yang ada di sana adalah diantaranya sudah banyak dibangun saung-saung berupa Gazebo yang biasa dimanfaatkan untuk tempat berkumpul atau bercengkrama menikmati suasana sambil menikmati aneka cemilan.

Tidak ketinggalan, sejumlah tempat duduk yang terbuat dari kayu dan bambu pun disediakan pengelola untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung. Yang menarik ada lokasi tempat duduk yang tepat persis menghadap hutan pinus di depannya.

Fasilitas menarik lainnya yang akan menggoda anda untuk menikmatinya adalah terdapatnya fasilitas penyewaan ayunan yang terbuat dari tali elastis yang biasanya digunakan untuk panjat tebing, dengan harga sewa hanya Rp.10.000 sepuasnya, anda bisa selonjoran tiduran dengan alat itu.

Continue Reading
Advertisement
Comments

Traveling

Ini Lho Yang Lagi Viral Wisata Negeri di Atas Awan

Published

on

By

Traveling

Kalau berwisata ke tempat kebun binatang ke pantai itu mah sudah biasa nih ada wisata yang lagi Viral di media sosial pasti penasaran nih pingin ke situ tapi jauh heheh Obyek wisata Buntu Liarra di Mamasa Sulawesi Barat, yang dikenal sebagai ” Negeri Di Atas Awan” ramai diberitakan di media sosial Lokasi tersebut terkenal dengan panorama alam dan lukisan awannya yang indah dan menakjubkan mata. Kini obyek wisata yang berada di Desa Talimbung, Kecamatan Tanduk Kalua, Kabupaten Mamasa itu semakin diburu wisatawan dari berbagai daerah.

Infrastruktur jalan yang belum memadai hingga pengunjung harus harus jalan kaki sekitar 30 menit hingga puncak gunung tidak mengurangi semangat para wisatawan mengunjungi obyek wisata yang baru sebulan terakhir populer. Sejak Sabtu pagi (30/9/2017), ratusan wisatawan dari berbagai daerah terus berdatangan ke Buntu Liarra. Mereka rela mendirikan tenda-tenda di puncak gunung Buntu Liarra agar bisa mengabadikan momen cantik tersebut.

Wisatawan yang menggemari pemandangan alam ini bukan hanya kalangan anak-anak dan remaja, namun juga orang dewasa. Sejumlah keluarga yang hendak menghabiskan waktu liburan di lokasi ini membawa serta keluarga dan anak-anak mereka.

“Pemandangannya indah dan menakjubkan, meski harus berjalan kaki beberapa menit sampai ke puncak tapi begitu menyaksikan lukisan awan indah rasanya terbayar semuanya,” tutur Nelly, salah satu wisatawan yang mengaku baru pertama kali meyaksikan panorama alam ini. Nah Pasti penasaran kan pingin kesana ayo buruan mumpung lagi Hits jangan lupa bawa kamera yang bening buat foto foto mengabdikan dokumennya. Buntu Liarra (Bukit Liarra) yang terletak di Desa Talimbung, Kecamatan Tanduk Kalua’ Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat saat ini menjadi objek wisata primadona bagi wisatawan pencinta wisata alam, lantaran di tempat ini pengunjung bisa menyaksikan hamparan awan yang indah yang pemandangan disebut lebih indah dari Lolai

Objek yang terpantau pertama kali diunggah ke media sosial oleh akun facebook Yoel Olhen Ajah pada tanggal 17 Juni 2015 dengan foto seorang pemuda bertuliskan “Menuju Puncak Buntu Liarra” dan diulang diunggah pada tanggal 26 Juni 2015 dengan foto tiga remaja dengsn tulisan “3 Tuyul Penjaga Lautas Es”, seharusnya dikelola secara profesional sehingga mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.

Akademisi IPDN James Robert Pualillin, memberi perhatian terhadap boomingnya objek wisata ini, menurutnya fenomena ini harus menjadi mementum bagi pemerintah setempat terutama bagi dua Desa setempat yang menjadi pintu masuk objek wisata Buntu Liarra untuk bentuk Bumdes bersama pengelolaannya “Segera buatkan Perdes pengelolaan objek tersebut supaya ada payung hukum. Setelah Perdesnya sudah ada, berikan ke Bumdes untuk mengelolanya”terang James kepada media di Mamasa beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, peluang usaha pengelolaan objek ini sangat terbuka, seperti restribusi tiket, persewaan tenda, payung, pengisian power HP, toilet, warung, jasa angkut dan serta usaha mikro lainnya dan bahkan restoran sangatlah prospek, namun demikian kata James, semua itu bisa dilakukan setelah ada aturannya berupa Perdes, dan pengelolaannya harus lewat BUMDES.

Pengelolaan oleh Bumdes menurutnya paling tepat karena sangat relevan dengan upaya pemerintahan Jokowi mendorong lahirnya Badan Usaha Milik Desa. “Sangat tepat kalau dikelola Bumdes, karena sejala dengan program Jokowi yang mendorong munculnya Badan Usaha yang di desa,

Continue Reading

Facebook

Trending