Connect with us

Religius

Kenapa Bangsa Mongolia Asia Tengah Beragama Islam

Published

on

Nih ada bacaan bagus di budidayakan baca sampai selesai ya jangan setengah setengah, Sebagai orang awam,pastilah kita bertanya-tanya mengapa negara-negara asia tengah tepatnya pecahan dari Uni Soviet beragama Islam. Padahal kebanyakan dari mereka mayoritas bermata sipit yaitu berperawakan etnis China, tepatnya mongolia. Negara-negara tersebut antara lain mencakup wilayah-wilayah Azerbaijan-Iran, Kazakhstan (wilayah sebelah timur Sungai Ural), Kirgizia, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan,Bagian Utara Afganistan.wilayah Turkic/Muslim selatan Rusia (Siberia selatan), Mongolia, Tiongkok bagian barat (Xinjiang , Afganistan, dan sebagian wilayah utara Pakistan.

Ekspansi Mongol adalah sebuah ekspansi besar bangsa Mongol yang dipimpin oleh Genghis Khan untuk menaklukan wilayah Eurasia pada awal abad ke-13. Dengan membawa pasukan berkuda dalam jumlah besar dan amat terlatih, Genghis Khan berhasil menebar teror di seantari Eurasia selama 1 dasawarsa.

Genghis Khan berhasil menguasai Tiongkok, mengalahkan Rusia, menghancurkan kekaisaran Persia, mencaplok Polandia dan Hongaria, serta meluluh-lantahkan Baghdad sebagai pusat kekhalifahan Islam pada masa itu. Cara dan tujuan Ekspansi Genghis Khan berbeda dengan kaisar-kaisar sebeumnya. Ia menghancurkan apa saja di depan mata, tanpa pandang bulu. Ia menyerang bukan untuk memerintah, melainkan untuk menjarah, memerkosa, dan menculik gadis-gadis untuk mereka bawa ke negerinya, hal inilah yang membuatnya di takuti di Ratusan ribu orang Islam syahid di bawah panah dan pedang pasukan berkuda Mongol ketika mereka menyerbu ke arah barat. Prajurit berkuda Mongol melindas Khurasan, lalu Baghdad, Damaskus dan bahkan ke wilayah Eropa. Bangsa paling biadab di Eropa pun kalah digempur pasukan biadab dari Mongol.

Hulagu Khan (1256-1349M), putera Pangeran Tuli, dan cucu Jenghis Khan memimpin penyerbuan kearah Barat serta menumbangkan Daulat Abbassiah (750-1256M). Baghdad dikuasai. Perpustakaan Negara dibongkar. Jutaan buku dibakar dan sebagian lagi dilempar ke sungai Euphrat dan Tigris. Warna air kedua sungai itu berubah menjadi hitam.
Pusat pemerintahan Islam berada dalam suasana kiamat. Pusat pengembangan ilmu pengetahuan dunia hancur luluh. Seakan dunia science gelap gulita dan pengembangan ilmu pun terhenti.

umat muslim mongol di negara Kazakhstan
Di tiap wilayah yang dikuasai, pasukan Mongol melakukan pembantaian terhadap manusia. Bala tentara Mongol tidak ingin punya tawanan yang akan menjadi beban dalam perjalanan pulang ke Mongol. Pembunuhan massal menjadi kewajiban bagi tiap prajurit, termasuk membunuh wanita dan anak-anak

Khilafah Islam seakan hancur lebur di tangan orang-orang Mongol. Kehancuran itu justru terjadi pada penghujung kekhalifahan di Baghdad. Pada penghujung pemerintahan muncul beragam penyakit yang melemahkan negara. Pasukan Mongol pun datang bagai badai dan menumbangkan dinasti Abbasiah.

Kemudian, keadaan menjadi terbalik. Pasukan Mongol yang tadinya membantai ummat Islam, dalam perjalanan kembali ke Mongolia memeluk agama Islam. Bahkan mereka mendirikan dinasti Islam di India. Prajurit prajurit Mongol pun tampil menjadi pejuang-pejuang Islam yang perkasa.

Dalam Bab IV pada jilid III dari buku History of the Mongols, karya To San, berbahasa Tionghoa, dijumpai satu bagian yang berceritera sebagai berikut: Ahnan Da adalah seorang pangeran Mongol yang diasuh oleh orang Islam. Setelah dewasa dia memeluk agama Islam. Kemudian ia ditunjuk oleh Khubulai Khan menjadi gubernur untuk wilayah An-Si.
Selama menjadi gubernur An-Si dia giat menyebarkan agama Islam di wilayahnya. Dia juga mengembangkan agama Islam di wilayah Tang-Wu (sekarang masuk provinsi Ning Hsia), beserta daerah sekitarnya. Gubernur Ahnan Da menguasai sekitar 1,5 juta prajurit dan semuanya memeluk agama Islam.

Professor Pai Sho Yi dala karyanya Outline of Islamic History in China, berbahasa Tionghoa, mengatakan perkembangan agama Islam yang begitu pesat terjadi pada masa pemerintahan dinasti Yuan (Mongol). ?Orang Islam ditemukan dimanapun di pelosok tanah Tiongkok, di bawah pemerintahan dinasti Yuan.

Pada awalnya hanya ditemukan orang Islam turunan Arab, Hui dan Han. Pada mulanya memang tidak ada orang Mongol yang masuk Islam. Lalu pada masa dinasti Yuan orang-orang Mongol banyak yang memeluk agama Islam. Turunan Muslim Mongol banyak dijumpai, dewasa ini, dalam wilayah Mongolia Dalam. Tamerlane, keturunan Hulagu, juga memeluk agama Islam dan mendirikan dinasti Mongol di India. Baber, keturunan Jenghis Khan, masuk Islam, dan membangun imperium Moghul di anak benua India. Ini merupakan sebuah imperium Islam terbesar sampai pertengahan abad ke-19.
Walaupun arus masuk Islam begitu deras di daratan Cina, tidak bearti semua itu berjalan mulus-mulus saja. Banyak ditemukan tantangan terhadap keberadaan ummat Islam di Cina. Tantangan muncul karena agama Islam menolak pemujaan terhadap berhala dan dewa-dewa.

Para penyembah berhala, juga mereka yang menghiasi candi-candi dan gereja dengan patung-patung tidak pernah memiliki rasa bersahabat dengan ummat Islam. Beberapa perbedaan dalam kehidupan juga membuat hubungan antara orang Mongol (non Islam) dan Islam menjadi tidak bersahabat. Misalnya, orang Mongol menyembelih sapi dan domba dengan membelah perut hewan itu sedangkan orang Islam menyebelih dengan menyayat leher hewan itu.

Islam selama pemerintahan dinasti Yuan cukup baik. Imigran Islam dari Timur Tengah bertambah besar jumlahnya. Hubungan antara muslim pendatang itu dengan warga muslim pribumi cukup baik. Bahkan Al Quran memberi tuntunan bahwa setiap warga mukmin adalah bersaudara. Setiap warga Islam adalah bersaudara. Tidak heran kalau mereka mendirikan masjid dimana-mana. Mereka melaksanaan shalat berjamah di berbagai masjid. Mereka juga bahu membahu mengembang agama Islam dan ilmu pengetahuan. Daratan Cina makin menikmati kemajuan ilmu pengetahuan mereka.

Pemerintahan dinasti Yuan tidak membawa perubahan yang nyata, kecuali mereka belajar bagaimana mengelola pemerintahan secara baik atas wilayah yang sangat luas itu. Mereka juga mempelajari ilmu pengetahuan yang sudah ada di tangan bangsa Han dan Hui-Hui (Islam). Para pendatang dari Timur Tengah juga membawa serta ilmu pengetahuan mereka ke Cina.

Di Cina berkembang teknik cetak-mencetak. Berkembang pula cara membuat kertas berkualitas tinggi, pembuatan mesiu serta bom dan granat. Juga berkembang lebih pesat teknik tenun sutera dan katun. Pada saat bangsa Eropa masih belum berbusana, orang Cina sudah berpakaian dengan sopan dan santun.

Tekstil ini pula yang diekspor ke Timur Tengah. Sehingga pada saat ummat Islam sudah menutup aurat, bangsa Romawi (kecuali keluarga kaisar dan bangsawan) masih belum mampu membeli kain. Pada saat orang Cina dan Arab sudah minum melalui cangkir keramik, orang Romawi masih minum dengan tempat minum dari tembaga dan batu.

Cina pun sudah mahir melakukan pelayaran di laut lepas. Kapal-kapal mereka sudah melayari lautan antar benua, sementara kapal-kapal orang Eropa masih melayari Laut Tengah. Bangsa Viking pun, yang konon gagah perkasa di Laut Utara, tidak berani berlayar lebih jauh.

Mereka hanya berani berlayar dari Islandia, ke Norwegia, Inggris, Nederland dan Prancis. Sejarah tidak mencatat bahwa ada kapal kapal Viking yang berlayar sampai ke wilayah Mesir dan Kanaan. Mereka memang terkenal sebagai bajak laut di Laut Utara.

Masa pemerintahan dinasti Yuan tidaklah panjang, bahkan tak sampai seabad. Sejarah mencatat bangsa Mongol, lewat dinasti Yuan, hanya memerintah Cina selama 89 tahun saja. Kendati agama Islam berkembang dengan pesat tapi penderitaan rakyat sagat pedih atas kekasaran dan kekejaman bangsa Mongol. Pejuang-pejuang Islam bersama rakyat berusaha untuk menggulingkan dinasti Mongol ini.

Pada akhirnya kaum revolusioner Muslim bangkit bersama rakyat menentang dinasti Mongol. Pada pemberontakan ini berperanlah para ahli persenjataan Hui-hui (Islam). Mereka memperkenalkan mortir dan granat dalam menghadapi pasukan Mongol.

Dinasti Yuan tumbang setelah memerintah dari tahun 1279-1368M). Setelah Yuan tumbang berdirilah dinasti Ming yang dalam kenyataannya adalah satu daulah Islamiyah (Kilafah Ming). Kilafah ini memerintah dari tahun 1368 hingga 1644M. Ming memerintah dari ibukota Nanking, kemudian memindahkannya ke Peking.

Continue Reading
Advertisement
Comments

Religius

PENGEN UTANG CEPET LUNAS, AMALKAN 3 WASIAT INI

Published

on

By

Pagi ini seneng banget. Sy masih ada sisa hutang ke 90 investor. Nilainya beda-beda. Ada yg sisa 30juta, ada yg sisa 102juta, ada yg sisa 6juta, ada yg sisa 300juta, ada yg sisa 50juta dan seterusnya. Masih banyak koq. Tenang aja. Anda bukan orang yg paling menderita di dunia ini karena hutang. 😂

Mas utang masih banyak koq seneng? Iya sy bersyukur aja. Investor saya walaupun banyak, dan sy masih banyak hutang, mereka support sy untuk bangkit. Beliau jago di google adsense dan ngajarin sy buat bangun salah satu pilar income lewat adsense.

Gak hanya itu, beliau juga merekomendasikan guru-gurunya yg udh terbukti ngebantu beliau dapetin income dari adsense.
Sudah saatnya, ketika orang yang punya hutang ke kita, diberikan solusi. Sama seperti pekerja2 di perusahaan ribawi yg kita ajak utk hijrah, tapi baiknya gak separo jalan, tapi kita juga ajari usaha atau bahkan rekomendasikan utk gabung di usaha yg menurut kita sdh mapan.

Kebanyakan sy yakin, bukan gak mau bergerak, karena memang kondisinya yg belum memungkinkan.

Kayak nasehatnya mas Saptuari, bahwa ketika kita masih terjerat riba ada 3 hal yang bisa kita lakukan:
1. Amputasi
2. Rawat inap
3. Rawat jalan

Apa penjelasan nya;

1. Amputasi. Segala hal yg terkait dengan hutang kita kepada rentenir, bank dan leasing serta lembaga lain yang mensyaratkan untuk penambahan di pinjaman yg kita lakukan, amputasi langsung. Jual barang atau aset apapun yg kita punya. Rumah yg kita tinggali. Mobil yg kita pakai. Gedung yg kita punya dan lain sebagainya. Jual langsung. Sikat. Untuk lunasin semua pembiayaan ribawi

2. Rawat inap. Kita list hutang yg kita punya, kemudian kita percepat pelunasan nya. Dari yg 15 tahun, kita nego utk banyak pokok tambahanan sehingga hutang kita berkurang jauh lebih cepat. Kalopun memungkinkan, jual aset2 kecil yg kita punya, kulkas, tv, ac, lemari, etalase dll sbg tambahan pelunasan.
Akan lebih baik lagi ketika anda membuka pilar-pilar income yg lain sebagai tambahan usaha, tambahan pemasukan. Mas sap cerita, saat beliau berazzam melunasi hutang, beliau ikut affiliate bahkan hingga hari ini, beliau juga membuka rumah makan tengkleng dan lain sebagainya. Sehingga dg adanya alternatif pemasukan yg lain, sisa hutang di bank jauh lebih cepat berkurang karena kita bayar jauh lebih banyak ketimbang cicilan minimum setiap bulan nya

3. Rawat Jalan.
Disini ga perlu untuk menjual aset yg kita punya. Intinya di rawat jalan adalah tetep untuk mencicil bank sedikit demi sedikit sesuai dengan skala bulanan yg kita punya. Tapi dari sisi niat, kita niatkan untuk bertobat dan tidak lago mengulangi untuk mengambil hutang di bank. Semoga dg niat baik tersebut, Allah memberikan jalan-jalan kemudahan dalam membuka jalan rezeki yg lain

Lha kalo mas adit? Sy udh jual rumah sy yg tetanggaan sama Laudya Cintya Bella demi memilih bersama Allah di jalan tanpa riba. Aset yg sy beli di tanah kusir senilai 4Milyar juga sudah dilelang. 3 mobil dan beberapa kendaraan kecil. Termasuk laptop, gadget, kulas,lemari, ac, dan semua yg bisa kami jual, ya kami jual. Semua demi memilih jalan pertobatan keluar dari lingkaran riba.

Allah Maha Baik Gaes. Ga perlu menangisi ketika kita harus pindah ke kontrakan. Gw pernah 3 kalo pindah kontrakan krn di tmpt yg satu sdh ga kuat bayar. Lu tau kan klo pindahan itu ribet banget.

Motor yg sy pake hari ini, juga motor kiriman dari kampung, dipinjemin sama ibu. Kasian ngeliat anaknya ga punya motor. Sementara yg istri sy pake, motor hadiah dari klien yg ngerasa dalam 3 bulan, omsetnya naik 3 kali lipat.

Dalam masa sulit, justru kami percaya, disaat itulah kami harus bersedekah. Akhirnya kami memilih untuk menyedekahkan dua kendaraan roda dua dan satu kendaraan roda empat. Mudah2an ini jadi ajakan kebaikan bukan buat gaya2an. Hal2 baik yg lain, masih banyak yg kami sembunyikan. Sama seperti hal2 buruk yg lain, masih Allah tutupi karena itu menjadi aib kami.

Tetep percaya gaes, Allah Maha Baik. Titik. Allah akan senantiasa mengabulkan doa hamba Nya, selama hamba tsb tidak terburu-buru untuk minta dikabulkan.
Hari jumat yuk banyak in sholawat. Semoga sholawat kita jadi wasilah kita mendapatkan syafaat dari nabi kelak. Aamiin. Allahumma shali ‘ala Muhammad

by : saptuari sugiharto (Tulisan Aditya Nugroho, founder Akademi Pengusaha)

Continue Reading

Religius

MEMBENCI HABIB RIZIEQ SYIHAB

Published

on

By

Habib Rizieq Syihab

“Ga salah koh Zeng Wei Jian? Temen kampus saya banyak yang benci (HRS) walaupun dia ISLAM?” tulis Netizen X. I don’t have the right to airing a comment. Itu domainnya sesama muslim. Saya ngga punya kompetensi berkomentar soal itu.

Saya punya beberapa teman satu type. The secondary haters. Mereka kerja di US Aid, NGO, feminist, LGBT, pluralis palsu, sekular, liberalis uneducated, stupid leftist, dan job-seekers.

Opini mereka miring semua. Ngaco. Sok tau. Keminter. Weird. Bikin ngakak. Saat mereka berargumentasi, kedengarannya cuma blup-blup-blup.

Mereka korban hoax, framming media, spin, propaganda merah. Pembenci utama Habib Rizieq Syihab adalah drug-dealers, mucikari, bos-bos underworld, penjual gadis dan koruptor. Teman-teman saya, cuma terima info tersier.

Nyatanya, Habib Rizieq orang baik. Bagaikan Singa Gurun Pasir. Ulama besar. Rendah hati. Humoris. Ilmunya tinggi. Bukan penyuka publikasi.

Saya ingat, hujan gas-gas air mata di Aksi 411. Seorang mantan Kopassus ex anak buah Pak Prabowo Subianto sembunyikan saya dalam ruang kerja Pamdal Gedung MA. Mata perih. Merah. Sakit akibat gas air mata rasanya pedas. Seperti ada knalpot di dalam paru-paru.

Habib Rizieq Syihab ada di atas mobil komando. Ditembaki gas air mata. Bertubi-tubi. Alamax, dia santai aja. Ngga ngacir. Ngga panik. Dia bertahan. Supaya microphone tidak jatuh ke tangan penjahat.

Bila microphone jatuh ke tangan penyusup, Komando palsu bisa dirilis. Triger chaoz. Jutaan massa ngga bisa ditahan peluru. Istana jebol. Tumpah darah. Rezim ambruk. Jakarta in turmoil. Penjarahan, pembunuhan, bisa terjadi malam itu.

Untung ada Habib Rizieq Syihab. Dia ngerti situasi. Dia bertahan. Saya melihat Salahuddin Al Ayyubi bersurban hijau.

Rasa benci orang-orang itu sifatnya irasional. Mereka menderita adrenaline “high” intoxication. Mabok adrenalin. Dengan membenci Habib Rizieq, mereka mengira bisa buy back their self-worth. Merasa punya godlike power. Padahal, dongo sempurna. In another parlance: Schizoprenia.

Rasa benci itu berasal dari cultivated long-time anger. Para pembenci Habib Rizieq pasti menderita “emotional damage”. Mereka menikmati rasa benci itu, like sex or drug. Kernberg menyebutnya “plesure in hatred”.

Sedangkan Charles Darwin melukiskan kebencian sebagai “intense form of dislike”. Menurut Darwin, Animals display “aggression,” or “rage.” They don’t hate each other. Cuma manusia insecure yang punya rasa benci.

Mereka berfantasi macam-macam mengenai Habib Rizieq. Fantasi ini bertransformasi jadi hatred. Menurut Freudian Melanie Klein, rasa benci itu merupakan “powerful denial mechanism” yang menciptakan pseudostupidity about the world.

Gimana ngga bodoh, those haters pasti kalah bila debat agama, politik, sosial-ekonomi dengan Habib Rizieq. Bukannya levelnya. Mau main kasar, ora punya massa.

Satu-satunya cara selamatkan muka dan harga diri mereka adalah cemo’oh. Dengan begitu, mereka merasa pintar.

by Zeng Wei Jian THE END.

Continue Reading

Religius

Baca Alquran Saat Nunggu Orderan, Driver Ojek Online ini Menjadi Teladan Banyak Orang

Driver Ojek Online yang patut kita tiru dengan menyempatkan membaca Al quran saat masih bekerja sangat terpuji

Published

on

By

Siapa yang tak kagum melihat pria paruh baya yang gigih bekerja sambil melakukan hal ini.

Bekerja merupakan sebuah kewajiban terutama bagi kaum laki-laki yang sudah menikah. Mereka diberi tanggung jawab untuk menghidupi istri serta anak-anaknya.

Namun tentu saja sebagai manusia yang beragama, kewajiban kepada Allah pun tidak boleh ditinggalkan. Walaupun nyatanya hal tersebut nampaknya sudah tidak dianggap sebagai hal yang penting lagi.

Tetapi seorang pria driver ojek online ini membuktikan bahwa bekerja tidak menjadi penghalang untuk melakukan ibadah kepada Allah.

Diunggah oleh akun @dramaojol.id, seorang pria yang nampaknya sudah cukup berumur ini tengah duduk di atas motornya menunggu orderan.

Namun yang menarik perhatian adalah si driver yang ternyata sedang membaca Al quran. Tentu saja perilaku terpuji driver ojek online ini langsung mendapatkan respon positif dari para netizen.

Kita yang tak sesibuk dirinya akan beralasan apa dihadapan Apa dihadapan Allah nanti??’, tulis salah satu netizen.

‘Karena untuk mengingat Allah bukan mencari waktu luang, tapi meluangkan waktu..’, tulis netizen yang lain.

Continue Reading

Facebook

Trending