Connect with us

Kesehatan

Air Hangat Bisa Mengobati Segala Serangan Penyakit

Nih biar sehat terhindar dari segala penyakit baca artikel menarik tentang kesehatan tubuh dengan memanfaatkan air hangat, Setiap kali mencerna makanan/minuman yang suhunya berbeda dari temperatur tubuh kita (yang normalnya 37 derajat celcius) maka badan otomatis akan bekerja lebih keras. Air hangat membantu melancarkan kinerja tubuh dan terasa menyegarkan terutama pengidap masalah pencernaan.

Di Jaman Nenek moyang kita sudah turun temurun kebiasaan minum air hangat begitu bangun tidur.
Terbukti asosiasi medis Nenek moyang kita memakai terapi air hangat untuk menangani berbagai penyakit kronis. Berhasil menanggulangi penyakit: sakit kepala, gangguan jantung, badan pegal linu, epilepsi, arthritis, obesitas/kegemukan, bronkitis, TBC, meningitis, asma, infeksi saluran kencing, sakit ginjal, diare, konstipasi (BAB), diabetes, penyakit mata, kanker, gangguan menstruasi, dan THT.
Nenek Moyang kita jama Dahulu tidak gampang diserang oleh penyakit pada hal mereka bekrja keras dan makanan yang Sederhanan…tapi Umur mereka bisa sampai 100 tahun..Ternyata Rahasianya Selalu minum Air Hanget sebelum Melakukan pekerjaan atau habis bangun Tidur.

Metode terapi pengobatan:

Begitu bangun tidur, minumlah empat gelas air hangat, sebelum melakukan apa-apa.
Sikat gigi dan bersihkan mulut, tapi jangan makan-minum hingga 45 menit kemudian.
15 menit setelah makan-minum (sarapan) secukupnya, jangan makan-minum apapun selama 2 jam.

bagikan pesan yang sangat bermanfaat ini supaya Diketahui Semua Saudara kita yang Lain gaes supaya semua sehat terutama bagikan kepada keluarga kita dulu dengan manfaat Air Hangat supaya terhindar dari segala penyakit

Published

on

Nih biar sehat terhindar dari segala penyakit baca artikel menarik tentang kesehatan tubuh dengan memanfaatkan air hangat, Setiap kali mencerna makanan/minuman yang suhunya berbeda dari temperatur tubuh kita (yang normalnya 37 derajat celcius) maka badan otomatis akan bekerja lebih keras. Air hangat membantu melancarkan kinerja tubuh dan terasa menyegarkan terutama pengidap masalah pencernaan.

Di Jaman Nenek moyang kita sudah turun temurun kebiasaan minum air hangat begitu bangun tidur.
Terbukti asosiasi medis Nenek moyang kita memakai terapi air hangat untuk menangani berbagai penyakit kronis. Berhasil menanggulangi penyakit: sakit kepala, gangguan jantung, badan pegal linu, epilepsi, arthritis, obesitas/kegemukan, bronkitis, TBC, meningitis, asma, infeksi saluran kencing, sakit ginjal, diare, konstipasi (BAB), diabetes, penyakit mata, kanker, gangguan menstruasi, dan THT.
Nenek Moyang kita jama Dahulu tidak gampang diserang oleh penyakit pada hal mereka bekrja keras dan makanan yang Sederhanan…tapi Umur mereka bisa sampai 100 tahun..Ternyata Rahasianya Selalu minum Air Hanget sebelum Melakukan pekerjaan atau habis bangun Tidur.

Metode terapi pengobatan:

Begitu bangun tidur, minumlah empat gelas air hangat, sebelum melakukan apa-apa.
Sikat gigi dan bersihkan mulut, tapi jangan makan-minum hingga 45 menit kemudian.
15 menit setelah makan-minum (sarapan) secukupnya, jangan makan-minum apapun selama 2 jam.

bagikan pesan yang sangat bermanfaat ini supaya Diketahui Semua Saudara kita yang Lain gaes supaya semua sehat terutama bagikan kepada keluarga kita dulu dengan manfaat Air Hangat supaya terhindar dari segala penyakit dan bebas sehat terus sampai tua amin

Continue Reading
Advertisement
Comments

Kesehatan

Bulan di Mana Bayi Bisa Mulai Melihat

Published

on

By

Kapankah bayi bisa mulai melihat jelas tahu nggak kapan kira kira bayi mulai bisa melihat atau dari lahir sudah bisa melihat? mari kita simak ulasan berikut ini. Mungkin kamu penasaran, apakah bayi, terutama yang baru lahir, sudah bisa melihat atau tidak? Jawabannya adalah iya, namun dia belum bisa melihat dengan jelas, khususnya ke objek yang jauh darinya.

Tidak seperti indera pendengarannya yang sudah matang sepenuhnya saat usianya satu bulan. Indera penglihatannya butuh waktu lebih lama untuk bisa melihat dunia di sekitarnya secara jelas.

Berikut perjalanan yang harus dilalui Si Kecil hingga dia bisa melihat dengan jelas:

Baru lahir hingga usia 1 bulan. Bayi baru lahir tidak dapat melihat sesuatu yang jauh darinya. Dia bisa melihat objek dengan cukup jelas yang jaraknya 20-38 cm (kurang lebih satu jengkal orang dewasa) darinya. Hal ini tidak jadi masalah besar karena pada masa tersebut bayi tidak perlu melihat sesuatu yang jauh. Lagipula, objek paling menarik bagi bayi usia ini yaitu wajahmu dan jarak tersebut sudah jelas baginya untuk melihat wajahmu. Gunakan kesempatan ini untuk mendekatkan wajahmu ke matanya. Dia juga lebih memilih melihat ke objek berbentuk bulat berwarna terang dan pinggirannya berwarna gelap seperti matamu.

Oia, pada saat lahir, kedua bola mata bayimu belum bisa fokus secara bersamaan. Saat diperlihatkan satu objek yang bergerak di depan matanya, bola matanya tidak bisa bersamaan mengikuti gerakan objek. Namun, saat saat usianya 1 atau 2 bulan, kedua bola matanya sudah bisa mengikuti satu objek secara bersamaan dan fokus. Nah, kamu bisa mengajaknya bermain seperti menggoyangkan kepala ke kanan dan ke kiri secara perlahan, nanti bola matanya akan mengikuti gerakanmu.  Di usia 1 bulan, bayi lebih senang melihat warna yang kontras seperti hitam dan putih atau warna-warna dengan perbedaan yang mencolok. Matanya akan sensitif pada warna-warna yang terlalu terang.

Usia 2 hingga 4 bulan. Di usia ini, bayimu sudah mulai jelas melihat perbedaan warna dan mengenal perbedaan antara objek-objek yang memiliki bentuk sama. Pada usia ini pula,  dia juga mungkin sudah senang melihat objek berwarna primer , seperti merah, biru, kuning, dan objek dengan desain dan detail yang lebih rumit. Di saat ini, kamu boleh menunjukkannya mainan, buku, atau gambar yang berwarna terang.

Nah, ketika usianya 4 bulan, dia sudah bisa memperkirakan jarak. Ini artinya dia sudah bisa mengetahui seberapa jauh suatu objek darinya. Hal ini didukung pula oleh kemampuan motorik lengannya. Dia jadi lebih mudah menjangkau objek yang dilihatnya.

Usia 5 bulan. Kemampuannya untuk mengenali objek-objek yang sangat kecil dan benda-benda yang bergerak sudah lebih baik. Di usia ini dia suka bermain ‘ciluk ba’, karena saat ini dia sudah bisa mengenali objek walau dia hanya pernah melihat sedikit detail dari objek tersebut.

Pemahamannya mengenai warna juga sudah mulai baik. Dia mungkin sudah bisa membedakan warna-warna yang berani dan mencoba untuk membedakan warna-warna lembut seperti pastel.

Usia 8 bulan. Di usia 8 bulan penglihatan bayimu sudah mulai jelas dan bisa melihat ke objek yang jauh darinya. Ya, bisa dikatakan sudah sama seperti penglihatan orang dewasa. Meski begitu, penglihatan jarak dekatnya masih lebih bagus ketimbang jarak jauhnya.

Usia 12 bulan. Penglihatan bayimu sudah lebih berkembang. Dia sudah bisa melihat dengan baik dari jarak dekat maupun jauh. Dia juga sudah mampu mengenali orang yang dikenalinya dari kejauhan. Penglihatannya akan berkembang pesat setelah dia berusia 1 tahun.

Kamu perlu khawatir jika Si Kecil tidak terpaku melihatmu saat dia berusia beberapa minggu atau bulan. Jika saat berusia 3 hingga 4 bulan kedua bola matanya tidak bergerak seiringan, disarankan untuk memeriksakannya ke dokter. Gejala tersebut bisa jadi tanda dia memiliki gangguan pada penglihatan atau pada otot mata.

Continue Reading

Kesehatan

Cara Merawat Bayi Untuk Ibu Muda yang Baru Melahirkan

Published

on

By

Dalam merawat bayi biasanya Ibu muda akan takut soal menyusui dan mengendong bayi karena masih baru takutnya salah dalam mengemban bayi.  Kehadiran bayi bukan saja menguras tenaga dan emosi, namun juga menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang tua, terutama yang baru memiliki anak, kebingungan dalam merawat bayi baru lahir.

Mungkin Anda telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kehadiran buah hati sejak jauh-jauh hari, tapi tetap saja Anda memerlukan penyesuaian besar karena peran baru Anda kini adalah sebagai orang tua.

Orang Tua Dianjurkan Menerapkan Hal Ini

Merawat bayi baru lahir identik dengan kelelahan sepanjang hari. Tidak jarang, banyak orang tua dilanda tekanan berlebih. Terlebih bila baru memiliki anak yang pertama. Untuk itu, hal pertama yang harus diperhatikan adalah bagaimana orang tua mengelola tekanan yang ada. Beberapa hal berikut bisa diterapkan untuk mengelola tekanan saat merawat bayi baru lahir.

  • Menjaga kondisi Fisik

Meski merawat bayi baru lahir sering dikaitkan dengan kurang tidur, hindarilah mengonsumsi kafein atau makanan pengusir rasa kantuk lainnya. Tetaplah konsumsi makanan sehat, mencukupi kebutuhan air harian, dan pastikan selalu menghirup udara segar.

Agar kondisi tetap bugar, tidurlah berbarengan dengan waktu tidur buah hati Anda. Mintalah pasangan untuk menggantikan posisi Anda saat malam hari juga bisa dilakukan. Selain itu, pastikan untuk sesekali mengajak bayi untuk menikmati hal-hal yang menjadi minat Anda. Kebiasaan sehari-hari yang baik bila diterapkan dapat membuat Anda lebih berenergi saat merawat bayi.

  • Jangan takut

Melihat mungil dan lucunya buah hati, Anda dan pasangan mungkin merasa khawatir tidak mampu merawatnya dengan baik. Kecemasan mungkin akan berkurang jika hal tersebut dibicarakan bersama-sama.

Selain itu, tertawa ceria bersama bayi dan pasangan Anda bisa menguraikan ketakutan yang ada. Jangan takut dan tidak percaya diri terhadap rutinitas baru untuk si Kecil, seperti mengganti popok atau ketika menenangkan bayi. Pada awalnya mungkin terkesan kaku, tapi pada akhirnya bisa Anda bisa terbiasa dan menjadi mudah.

  • Tunda dahulu pekerjaan lain

Jangan terlalu memaksakan diri untuk menjaga hal-hal yang biasa dilakukan sebelum kelahiran buah hati Anda. Membersihkan seisi rumah dan mencuci pakaian bisa ditunda dahulu agar tidak terlalu lelah saat merawat bayi baru lahir.

Anda juga bisa menghemat energi dengan mengurangi kegiatan yang biasanya membutuhkan waktu lama, seperti memasak. Jika sebelum ada si Kecil Anda terbiasa menyiapkan makan malam yang sempurna, maka kini cukup menyajikan makanan yang mudah diolah. Tentu saja, bukan berarti Anda mengenyampingkan nilai gizi di dalamnya.

  • Jangan mengurung diri

Saat merawat bayi baru lahir jangan ragu untuk keluar rumah. Bayi yang rewel saat di dalam rumah, mungkin akan ceria saat diajak keluar rumah untuk sekadar berjalan-jalan menghirup udara segar.

Memiliki bayi juga berarti membatasi hubungan dengan teman-teman dan keluarga Anda untuk sementara waktu. Sesekali biarkan mereka ikut membantu mengasuh bayi Anda. Jangan menolak saat mereka hendak menggendong bayi atau kegiatan lainnya yang bisa menghemat tenaga Anda.

  • Tahu kapan meminta bantuan

Ingat, masa kecil buah hati Anda tidak akan terulang dua kali. Oleh karena itu, nikmatilah masa-masa ‘merepotkan’ tersebut. Meski begitu, Anda harus tetap mengetahui batasan diri sendiri. Jika memang tekanan yang ada sudah terasa sangat berat, mintalah bantuan dari ahlinya. Anda bisa meminta bantuan kepada orang tua atau kepada dokter untuk mendapatkan tips merawat kesehatan bayi.

Beberapa Hal Terkait Bayi Baru Lahir

Beberapa hal di bawah ini wajib diperhatikan saat merawat bayi baru lahir.

  • Jaga kebersihan dan keamanan bayi

Jagalah kebersihan tangan saat hendak memegang atau menggendong bayi yang baru lahir. Cucilah tangan dahulu sebelum melakukan kontak dengan bayi agar mereka terhindar dari serangan kuman. Berhati-hatilah saat menggendong bayi yang baru lahir, terutama perhatikan pegangan Anda pada bagian kepala dan leher bayi.

Jangan pernah menguncang-guncang bayi saat membangunkan mereka karena dapat menyebabkan pendarahan di otak. Batasi juga tingkatan permainan kita bersama bayi. Jangan lakukan lempar tangkap atau menggoyang-goyang bayi di lutut karena hal itu berbahaya.

  • Memandikan bayi

Bayi baru lahir membutuhkan mandi setidaknya dua kali dalam seminggu. Sebelum tali pusat copot, dianjurkan untuk memandikan bayi dengan memakai spons.

Mandikan bayi dengan memakai sampo dan sabun yang didesain khusus untuk kondisi kulit mereka. Benda-benda pendukung lain yang wajib dimiliki untuk memandikan bayi baru lahir adalah kain waslap, handuk lembut, dan bak mandi bayi. Jika khawatir produk yang digunakan bisa menimbulkan iritasi padanya, bicarakanlah dengan dokter.

  • Mengganti popok

Salah satu perawatan bayi baru lahir yang dianggap susah adalah memasang popok. Anda mungkin akan mengganti popok hingga 10 kali dalam sehari. Hal ini tergantung dengan asupan yang diterima bayi. Umumnya, bayi yang terpaksa diberi susu formula sejak lahir memiliki frekuensi kencing lebih tinggi dibandingkan bayi yang diberi ASI.

Sementara itu mengenai buang air besar, bayi melakukannya pertama kali setelah sehari atau dua hari kelahirannya. Adapun kotoran bayi baru lahir yang baik berupa mekonium berwarna hitam. Mekonium sendiri terdiri dari lendir, cairan ketuban, dan segala sesuatu yang ditelan bayi saat berada di dalam janin.

  • Memberi susu

Memberikan susu pada bayi yang baru lahir mungkin akan sangat sering. Umumnya, bayi harus diberi susu antara 8-15 kali dalam sehari. Hal ini terjadi karena kapasitas perut mereka masih sangat kecil. Dalam proses menyusui, usahakan untuk melakukannya dengan posisi yang bergantian agar Anda turut merasa nyaman.

Lakukan menyusui sesering mungkin tanpa harus menunggu bayi Anda menangis atau berteriak terlebih dahulu. Saat menangis, bayi lebih sulit menelan susu sebab lidahnya tidak berada dalam posisi tepat untuk meneguk cairan. Mungkin menyusui bayi akan terasa sulit dilakukan. Tapi seiring dengan waktu, bayi dan Anda akan makin menguasai proses ini.

Kebahagiaan di dalam keluarga dengan kehadiran si Kecil jangan sampai terganggu dengan rutinitas perawatannya. Dengan memerhatikan hal-hal terkait ibu dan bayi di atas, proses merawat bayi baru lahir bisa menjadi lebih menyenangkan.

Continue Reading

Kesehatan

KAPAN ANAK KECIL BOLEH DIBERI PONSEL MENURUT BILL GATES

Published

on

By

Bill Gates, salah seorang terkaya di dunia, menerapkan aturan tegas tentang memberikan gadget pada anak-anaknya. Ia juga menetapkan usia minimum anak-anak dibolehkan memiliki ponsel. Hal ini patut ditiru oleh semua orangtua.

Siapa yang tidak kenal Bill Gates? Dia salah satu orang terkaya di dunia, dan ia pencipta teknologi modern di industri komputer.

Jika berbicara soal teknologi, tentunya Bill Gates paling tahu apa yang baik dan yang tidak.
Boss komputer kelas dunia ini memiliki tiga orang anak yang beranjak remaja. Sebagai orang yang berkecimpung di dunia teknologi, pastinya dia mengetahui kapan usia terbaik memberikan telepon seluler (ponsel) atau gadget pada anak.
Dalam sebuah wawancara yang dimuat di Tenplay, Bill Gates menegaskan bahwa *anak seharusnya TIDAK dibolehkan memiliki ponsel pintar atau gadget sebelum usianya 14 tahun.

Pakar parenting (pendidikan orangtua untuk anak-anak) dan ahli teknologi mengamini ucapan Bill Gates. Karena penelitian juga telah membuktikan bahwa membiarkan anak menyentuh teknologi terlalu dini bisa berdampak buruk pada anak.

Bill mengaku, bahwa dia dan istrinya Melinda menetapkan aturan ketat terkait memberikan gadget pada anak-anaknya. Meskipun anak mereka memprotes aturan tersebut, namun Bill tetap tegas.
“Kami tidak membolehkan ada yang memegang ponsel pada saat makan. Kami juga tidak memberikan telepon seluler (ponsel) pada anak kami sebelum usianya 14 tahun, meskipun mereka mengeluh bahwa teman-teman mereka sudah memiliki ponsel sebelum berusia 14 tahun,” kata Bill Gates.

Berikut ini adalah sederet aturan terkait penggunaan teknologi, yang diterapkan Bill Gates dan sang istri pada anak-anak mereka.

1. Melarang anak mereka memiliki ponsel sebelum berusia 14 tahun
2. Membatasi _screen time_, sehingga mereka punya waktu lebih banyak untuk dihabiskan bersama keluarga
3. Tidak dibolehkan membawa ponsel pada saat makan
4. Menentukan jam berlaku untuk melihat televisi dan ponsel setiap hari sehingga anak-anak bisa pergi tidur lebih awal dibanding anak lain.

*Dampak buruk gadget pada anak*
1. Anak bisa terpapar pengaruh buruk dari internet, juga rentan menjadi korban dari predator yang berkeliaran di internet, atau bullying di dunia digital

2. Memengaruhi perkembangan otak anak

3. Membuat anak menjadi malas bergerak, sehingga sistem motoriknya lamban untuk berkembang

4. Mempengaruhi perkembangan kesehatan mental dan sosialnya. Anak yang kecanduan internet dan gadget tidak bisa bersosialisasi dengan baik, sehingga dia tidak memiliki teman bermain

5. Membuat anak ketergantungan terhadap gadget, sehingga dia tidak bisa mandiri dalam menyelesaikan masalah.

6. Anak menjadi lamban dalam berpikir.
Meski diakui bahwa internet juga memiliki konten yang baik dan bagus untuk perkembangan anak. Namun, jika tidak selektif dan dibatasi, screentime yang berlebihan bisa berdampak buruk pada anak.
Sebagai orangtua, kita harus berani tegas dalam menetapkan aturan terkait memberikan gadget pada anak. Meski anak mengeluh ini itu, Anda harus tetap kuat menerapkan aturan itu.

Mendiang Steve Jobs, sang boss merek gadget terkenal di dunia Apple juga menyatakan bahwa dia melarang anak-anaknya untuk menggunakan teknologi terbaru.

Hal ini tentunya membuka mata kita, bahwa para pakar teknologi sendiri tidak membiarkan anak mereka terpapar oleh kecanggihan teknologi terlalu dini. Mereka membiarkan anaknya tumbuh dengan normal, dan bersahabat dengan lingkungan sekitarnya. Agar anak bisa bertumbuh kembang dengan baik.
Mari jadikan pelajaran untuk lebih tegas dalam peraturan penggunaan gadget pada anak kita di rumah.

Usia Terbaik Memberikan Gadget Pada Anak Menurut Bill Gates

Continue Reading

Trending